Pusat Bantuan

Pasang Iklan

Pusat Bantuan

Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Untuk meningkatkan kualitas layanan kami, website dan aplikasi OLX akan melakukan pemeliharaan sistem pada tanggal 13 September 2023 pukul 22:00 WIB hingga 14 September 2023 pukul 06:00 WIB . Selama periode ini, pelanggan tidak dapat mengakses website & aplikasi OLX. Apabila Anda mengalami kendala lainnya, silakan hubungi kami melalui Pusat Bantuan, email cs@olx.co.id atau hubungi Call Center di 150264
Apabila Anda mengalami kendala, silakan hubungi kami melalui Pusat Bantuan atau email cs@olx.co.id atau hubungi Call Center di 150264
Selamat Idulfitri 1445 H
Minal ‘Aidin wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin

Kami informasikan bahwa operasional OLX libur pada 10 - 11 April 2024 dan akan kembali beroperasional pada 12 April 2024. Apabila Anda mengalami kendala, silakan hubungi kami melalui Pusat Bantuan atau email cs@olx.co.id.
Selamat Tahun Baru 2024
Kami informasikan bahwa operasional OLX Indonesia libur pada tanggal 01 Januari 2024
dan akan kembali beroperasional pada tanggal 02 Januari 2024
Apabila Anda mengalami kendala lainnya, silakan hubungi kami melalui Pusat Bantuan atau email cs@olx.co.id
Tips Aman Bertransaksi Online
Gunakan selalu Chat OLX sebagai sarana komunikasi saat bertransaksi di OLX.
Untuk informasi tips aman lainnya, silakan kunjungi tipsaman.olx.co.id
Kami informasikan bahwa pada tanggal 01 Desember 2023 s/d 07 Desember 2023, kami sedang melakukan perawatan sistem penerbitan faktur OLX. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi artikel Perawatan Sistem Penerbitan Faktur OLX
Selamat Tahun Baru 2024
Kami informasikan bahwa operasional OLX Indonesia libur pada tanggal 01 Januari 2024
dan akan kembali beroperasional pada tanggal 02 Januari 2024
Apabila Anda mengalami kendala lainnya, silakan hubungi kami melalui Pusat Bantuan atau email cs@olx.co.id
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 H
Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin

Kami informasikan bahwa operasional OLX Indonesia libur pada 22 - 23 April 2023 dan akan kembali beroperasional pada 24 April 2023.

Tips Belanja Online : Jangan Mudah Percaya Escrow Account

Transaksi online akhir-akhir ini memang sedang tren di masyarakat. Era kebiasaan baru menuntut kita untuk tidak terlalu banyak ‘bersentuhan’ dalam tanda kutip berhubungan langsung dengan penjual maupun pembeli agar bisa meminimalisir risiko tertular COVID-19.

Kebiasaan baru ini memberi ruang tumbuh cukup pesat bagi platform e-commerce maupun marketplace yang menyediakan fasilitas belanja barang secara online.

Indikasi ‘tumbuh’ ini bisa kita lihat secara nyata, dimana banyak sekali e-commerce atau platform jual-beli online berlomba-lomba memberikan program menggiurkan demi menarik ‘nafsu’ belanja masyarakat.

“Kemarin tetangga ada yang beli smart TV merek anu di online dapat harga murah banget, gak sampai seratus ribu lho,” ujar Ibu Nunung kepada suaminya, menceritakan pengalaman untung tetangganya.

Terlihat sangat menarik memang. Di jaman begini bisa beli segala isi rumah dengan harga yang kalau bisa dibilang tak sekadar murah lagi, tapi ‘miring’ banget, siapa yang tidak tergiur?

Tapi apakah semua orang punya pengalaman untung yang sama? Belum tentu.

Ada juga cerita pilu Sumarna yang mencoba bertransaksi lewat online, tapi ujung-ujung bukannya untung malah buntung. Uang melayang, barang yang dibeli tak kunjung datang.

Saat itu Sumarna tergiur dengan harga motor yang jauh dibawah pasaran yang dijual di salah satu situs online dan berniat untuk membelinya. Saat menghubungi penjual, dengan dalih sudah banyak yang menanyakan dagangannya ini, si penjual meminta Sumarna untuk menyetorkan sejumlah uang sebagai tanda keseriusan sekaligus pengikat tanda jadi.

“Nggak pakai lama, hari itu juga langsung transfer uang Rp 3,5 juta. Tapi setelah itu nomor hp si penjual motor nggak bisa dihubungi lagi,” kenang Sumarna.  

Dari sini kita bisa tarik kesimpulan, bahwa tidak selamanya transaksi online itu semurah dan semudah yang kita bayangkan. Ada celah dimana oknum-oknum nakal memanfaatkan tren belanja online ini untuk mengeruk keuntungan haram dan menjadikan pengalaman belanja online jadi tidak menyenangkan.

Escrow Account Dianggap Jadi Solusi Jitu

Menghindari terjadinya pengalaman pahit di atas, sekarang banyak pihak yang coba menawarkan fasilitas escrow account.  

Kaum milenial yang terbiasa berbelanja online mengenal istilah escrow account ini dengan sebutan ‘rekber’, singkatan dari rekening bersama. Dengan fasilitas ini, pembeli tidak perlu merasa khawatir tertipu karena uang akan kembali jika barang yang dibeli tidak diterima dalam waktu yang sudah ditentukan.

Definisi dari istilah escrow account adalah sebuah akun bank yang digunakan untuk menampung dana khusus yang pengadaannya dilakukan dengan persyaratan tertentu sesuai dengan perjanjian antara penyetor dengan pihak yang berkepentingan dengan dana tersebut.

Kalau mau disederhanakan, escrow account adalah akun yang disediakan oleh pihak ketiga untuk menampung dan menyalurkan dana kepada para pihak yang terlibat dalam transaksi secara online.

Agen escrow ini tidak cuma berfungsi untuk menerima dan menyalurkan dana transaksi, tapi sekaligus memastikan bahwa pihak-pihak yang terlibat transaksi melaksanakan kewajiban dan mendapatkan haknya.

Escrow Account Palsu ‘Gentayangan’ Mencari Korban

Hadirnya fasilitas rekening bersama atau rekber tentu menjadi solusi aman dalam bertransaksi online. Pada prinsipnya escrow account disediakan untuk meningkatkan keamanan dalam bertransaksi secara online.

Tapi lagi-lagi, oknum culas tidak pernah kehabisan akal dalam mencari cara untuk mendapatkan uang haram. Selalu ada saja cara mereka agar bisa ngerjain orang yang lengah untuk dijadikan korban.

Dalam hal ini, OLX sebagai platform jual-beli online terpercaya selalu berusaha melindungi pengguna aplikasi agar tidak terjebak dalam penipuan yang akan menimbulkan kerugian. Termasuk anjuran untuk mewaspadai adanya agen escrow palsu yang selalu mencari korban baru.

OLX terus mengedukasi pengguna aplikasi agar selalu berhati-hati setiap bertransaksi menggunakan layanan escrow account. Pasalnya sampai saat ini OLX sendiri belum menyediakan layanan tersebut.

Banyak escrow account yang mungkin terlihat seperti aslinya, namun pada kenyataannya palsu. Sebaiknya periksa kebenarannya di layanan pelanggan sebelum melakukan transaksi. Waspadai tanda bahaya seperti ejaan yang buruk, penulisan kalimat yang disingkat atau dimodifikasi dan domain email palsu.

Peringatan awal sudah disampaikan setiap pengguna aplikasi OLX mulai melakukan chatting dengan penjual. Salah satunya dengan memberi pesan untuk tidak menyerahkan uang atau barang terlebih dahulu.

Dengan edukasi ini, diharapkan pengguna aplikasi OLX semakin pintar dalam melakukan ‘deal’ serta mendapatkan good experience dalam membeli atau menjual barang di OLX.

Intinya semua orang harus waspada dan teliti agar tidak mudah tertipu!